
Bisnis pariwisata dapat Anda jadikan pilihan dalam memulai usaha. Banyaknya tempat wisata yang ada di Indonesia dapat membuat usaha di bidang ini menjadi sangat menjanjikan. Sebelum memulai usaha, tentunya Anda perlu untuk mengetahui lebih dalam tentang bidang usaha ini. Simak penjelasan berikut untuk mengetahui mengenai hal ini.
Mengenal Bisnis Pariwisata
Kegiatan pariwisata merupakan kegiatan yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan berbagai tujuan, salah satunya adalah untuk liburan. Banyaknya orang yang melakukan perjalanan, membuat permintaan terhadap akomodasi dan fasilitas pendukung lainnya semakin meningkat.
Anda dapat melakukan riset dan mencari target pasar di sekitar tempat wisata yang sudah ada. Dengan mengetahui keinginan pasar, Anda dapat membuka usaha di bidang pariwisata dengan tepat.
Sektor Bisnis Pariwisata
Bisnis di bidang pariwisata dapat dikelompokkan menjadi 3 sektor. Anda dapat memilih sektor mana yang ingin dijadikan sebagai peluang usaha. Sektor di bisnis pariwisata menurut UU No. 9 tahun 1990 adalah:
1. Usaha Jasa Pariwisata
Usaha ini terbagi menjadi:
- Biro perjalanan wisata
- Jasa konvensi
- Perjalanan insentif
- Pameran jasa konsultasi pariwisata
- Jasa informasi pariwisata
- Jasa konsultan pariwisata
- Agen perjalanan wisata
- Pramuwisata
2. Usaha Sarana Pariwisata
Sektor ini terbagi menjadi penyedia:
- Akomodasi
- Makanan dan minuman
- Angkutan wisata
- Kawasan pariwisata
- Sarana wisata Tirta
3. Usaha Jasa Objek Wisata
Sektor ini terbagi menjadi:
- Wisata budaya
- Wisata minat khusus
- Objek wisata alam yang memerlukan keahlian dan keterampilan khusus
Usaha Jasa Bisnis Pariwisata
Terdapat beberapa ide bisnis di bidang jasa yang dapat Anda jadikan pilihan, di antaranya adalah:
1. Tour Guide
Menjadi tour guide tentunya bukan lagi menjadi hal yang asing bagi yang tinggal di sekitar tempat wisata ataupun yang sering berpergian. Dengan adanya tour guide, para wisatawan akan lebih mengerti tentang tempat yang mereka kunjungi. Pengunjung juga dapat lebih mudah untuk bertanya mengenai hal yang berkaitan dengan tempat wisata.
Biasanya pengunjung yang menggunakan tour guide merupakan wisatawan yang berasal dari luar daerah atau luar negeri. Tempat wisata yang biasanya sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara adalah Bali, Lombok, Yogyakarta dan daerah lainnya dengan tempat wisata yang terkenal.
2. Sewa Kendaraan
Tidak semua wisatawan pergi ke tempat wisata menggunakan kendaraan pribadi. Sebagian besar pengunjung dari luar daerah menggunakan kendaraan umum ke daerah tujuan wisata. Hal ini tentunya menjadi sebuah peluang bagi Anda untuk menyewakan kendaraan.
Di Indonesia, tidak semua tempat wisata memiliki akses dengan kendaraan umum, beberapa tempat berada cukup jauh dan sulit dicapai oleh kendaraan umum. Tugas Anda hanyalah menyediakan kendaraan yang bersih dan dalam kondisi yang baik. Anda juga dapat menyediakan jasa sewa kendaraan berikut dengan pengemudinya. Hal ini dapat menjadi paket lengkap dan sebuah keunggulan bagi usaha Anda.
3. Perlengkapan Wisata
Bagi Anda yang tinggal di tempat wisata seperti pantai atau gunung, Anda dapat menyewakan beberapa perlengkapan wisata seperti tenda, alat makan, perlengkapan untuk menyelam, kamera bawah air dan lainnya.
4. Penginapan
Hal ini tentu penting bagi wisatawan yang ingin menghabiskan banyak waktu di tempat wisata. Anda dapat menawarkan penginapan dengan harga terjangkau atau yang sesuai dengan target dari tempat wisata di sekitar Anda. Jika Anda berencana untuk membuka penginapan, pastikan Anda mengetahui dan memiliki perizinan usaha di bidang ini. Bisnis properti di tempat pariwisata juga dapat menjadi investasi.
Usaha Jualan di Bisnis Pariwisata
Selain menyediakan jasa, Anda juga dapat menjual barang di sekitar tempat wisata, di antaranya adalah:
1. Makanan
Berwisata tentu tidak lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas daerah tersebut. Anda dapat menyediakan warung yang menjual makanan khas atau makanan pokok lainnya. Usaha ini tentu cukup menjanjikan karena makanan merupakan sesuatu kebutuhan pokok.
2. Souvenir
Cinderamata atau souvenir merupakan hal wajib yang biasanya dibeli oleh para wisatawan. Anda dapat menjual souvenir di sekitar tempat wisata dan tentu akan mendapat laba yang cukup banyak.
Tips Pengembangan Bisnis Pariwisata
Beberapa tips yang perlu Anda tahu adalah:
1. Lakukan Riset Bisnis Pariwisata
Sebelum memulai usaha tentunya Anda perlu untuk melakukan riset. Target pasar yang seperti apa yang Anda inginkan. Anda perlu untuk meninjau rencana pemasaran dan menyesuaikannya dengan tujuan usaha. Anda juga perlu untuk memahami pelanggan dan permintaan yang banyak terhadap produk atau layanan.
2. Melakukan Promosi Bisnis Pariwisata
Sekarang ini sudah banyak online travel agent yang berkembang dan dapat membantu usaha Anda. Namun, Anda perlu untuk tahu bahwa keuntungan yang terbesar datang dari pelanggan yang memesan secara langsung. Oleh karena itu, Anda dapat melakukan promosi yang baik dan fokus untuk mengembangkan konen secara mandiri.
3. Meningkatkan Kualitas
Agar pelanggan kembali datang atau kembali melakukan pembelian, Anda perlu untuk mempertahankan kualitas pelayanan atau kualitas produk dari usaha yang Anda miliki. Jangan sampai kualitas menurun dan membuat pelanggan kapok untuk memesan jasa atau produk Anda.
Itulah hal-hal yang perlu untuk Anda ketahui mengenai bisnis pariwisata. Anda dapat menggunakan jasa dari Indogate untuk membantu dalam mengurus pendirian usaha dan perizinan usaha Anda. Kami akan membantu perusahaan Anda dengan tenaga profesional dan harga terjangkau.
